Selasa, 06 Maret 2012

BROMO - BUNUH DIRI

Bunuh Diri !

Kematian Tidak Akan Dapat Menyelesaikan Masalah


Seperti Biasa Dirimu Pergi

Tanpa Tinggalkan Pesan Berarti
Hanya Ku Ingat Janjimu Dulu
Tak Akan Pernah Tinggalkan Aku
Ternyata Semua Telah Berlalu
Masa-Masa Penting Janjimu Dulu
Semua Teringat Masa Janjimu
Hingga Diriku Tak Menentu

Awalnya Bahagia Berakhir Juga
Tertipu Daya Membabi Buta
Cintanya Ternoda
Berlumur Dosa
Membuat Diriku Coba Tinggalkan Dunia

Pisau Belati Tertancap Di Dada
Seakan Akhiri Hidupku Ini
Saat Nafasku Mulai Tak Menentu
Hilanglah Sudah Umurku Kini
Masalah Yang Ada Dalam Jiwaku
Akhirnya Kini Tak Terkendali
Robek Dadaku Hancur Hatiku
Hilanglah Kini Satu Nyawaku

Semua Kenangan Masa-Masa Indah
Semua Telah Sirna
Berlumur Dosa
Satulah Pesanku
Janganlah Lupa
Jauhkan Nista
Hindari Dosa

BUNUH DIRI !!!

SAKIT HATI !!!

PISAU BELATI !!!

TIKAM DIRI !!!

SAFFAR - SAMIRI JILATI BUMI

Samiri Jilati Bumi
Bantai Dunia Menjelma Nabi
Lumuri Diri Spermasi Ilusi
Lengkapi Diri Konspirasi Birahi

Wahyu Dunia Surgawi

Rotasi Prostitusi
Jari Ejakulasi
Invasi Produk Mimpi

Do'a Berhala Dunia Pusara
Bisa Dunia Kotbah Senggama
Bala Jelaga Tentara Neraka

Luka Mereka-Mereka Merana
Meranalah Surga-Surga Neraka
Luka Aroma-Aroma Bencana
Bencana Kuasa-Kuasa Berhala
Petaka Dunia Samiri Berdusta
Dustakan Agama Do'a Tertawa...

CRY OF BLOOD - TANGISAN DARAH

Wahai Kau Yang Telah Menghancurkan Semua Anganku
Tinggallah Semua Mimpi-Mimpi
Takkan Pernah Kembali
Meski Ku Harus Menangis Darah

Semoga Siksa Neraka

Kan Kau Dapatkan
Mimpiku Angan Setan Walau
Terhapuskan Oleh Hidup
Terbangkan Akan Dekat Bagai Kabut Terbang Tinggi

Wahai Jiwa Yg Telah Berdosa
Bayangkan Semua Asa
Ku Harap Kau Kan Merasa
Sakitnya Siksa Neraka

Dalam Semua Mimpiku
Kau Yang Telah Berdosanya
Yang Takkan Tertunda Lagi
Sepi Di Dalam Mimpiku
Kau Hancurkan Anganku

BETRAYER - PERSONAL DILEMA

Banyak Macam Datangnya Persoalan
Menerpa Ke Dalam Kehidupan
Tersujud Sudah Jalan Pemikiran
Menggibas Ku Berbuat Kejahatan

Obsesi Tuk Bermanipulasi

Mencari Kekuasaan Tersendiri
Hingga Otak Terkontaminasi
Tak Kenal Lagi Arti Toleransi

Beribu Macam Datangnya Keinginan
Menghempas Ke Dalam Kehidupan
Menunggu Waktu Yang Di Sajikan
Mungkinkah Ini Akan Terwujudkan
Hidup Terobsesi Kemewahan
Mencari Kesenangan Tersendiri
Hingga Harga Diri Tergadaikan
Kini Tinggal Penyesalan Tak Berarti

KEMBANG KUBURAN - KEINDAHAN SEMU

Masa Silam
(Terbayang Ingatan)
Merasakan
(Indahnya Kehidupan)
Menghembuskan
(Kedamaian Hati)
Dan Berjuang
(Di Pelukan, (Kasihnya) )
Ku Terhempas
(Terbangun Dari mimpi)
Menyadari
(Semua Hanya Air Mata)
Keindahan
(Semua Hilang Dari Hidupku)
Kepedihan
(Merasuki (Jiwaku) )

Jangan Pernah Mengakhiri Cerita
Walau Cerita Yang Teramat Pedih
Biarkanlah Semua Kan Ku Lalui
Hidup Di Dalam Kehampaan


‎(Kehampaan Yang Ada Di Dalam Jiwaku)
Kehampaan
(Kehampaan Merasuk Di Dalam Jiwaku)
Kehampaan
(Kehampaan Yang Hidup di Dalam Jiwaku)
Kehampaan
(Kehampaan Yang Slalu Hidup Di Dalam Jiwaku)
Kehampaan...

INNERBEAUTY - TERBAKAR ILUSI

Mungkinkah Dia Rela
Dan Kebenaran
Hidup Ini Telah Terbakar Ilusi Manusia
Tercipta Bagai Rembulan Jadi Angkuh

Akankah Religi Menyatukan

Kehidupan
Mengapa Kepercayaan Itu
Tuk Di Perangi

Akankah Umat Suci Tergusur Terbakar

Karena Api Tergulung Jua Bagai Di Kenang
Kepercayaan Akan Jadi Keutuhan Hidup
Bukankah Ini Terbakar Ilusi

Hidup Ini Telah Terbakar Ilusi
Manusia Tercipta Bagai Rembulan Jadi Angkuh

Ini Telah Terbakar Ilusi Manusia
Tercipta Semua Angan Yang Paling Kelam

PAST THE LINE - TERBELENGGU MIMPI

Termenung Mengumbar Sunyi
Terbelenggu Mimpi Yang Telah Hilang
Termenung Dalam Sepiku
Tenggelamkan Aku Dalam Gelap

Termenung Di Sebuah Angan

Terbangkan Khayalku Dalam Sepi
Gelapmu Yang Aku Rindu
Membawa Damaiku Yang Telah Hilang

Kepedihan Kehampaan
Kepedihanku Abadi
Kepedihan Kehampaan
Kepedihan Ku Abadi

Kehidupan Aku Abadi
Tenggelamkan Ku Terhampar Di Kepedihanku

Tertinggal Kenangan Indah
Terkubur Dalam Lingkaran
Masa Khayalku Yang Hilang
Malamku Kni Kan Melambungi

SORBAN HITAM - HARMONI KEMATIAN

Tahan Karena Akan
Ku Bangkitkan Cerita
Bangkitkanlah Kembali
Jiwa Yang Dalam Alamku

Kan Ku Bawa Kau Ke Alamku

Kan Ku Bawa Kau Ke Surgaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Duniaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Alam Abadi

Sang Malaikat Mencabut Nyawa Dirimu
Teteskan Darah Neraka,
Masuk Ke Dalam Liang Kuburnya

Kan Ku Bawa Kau Ke Alamku
Kan Ku Bawa Kau Ke Surgaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Duniaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Alam Abadi

Hilang Semua Kisah Awal
Membakar Kehidupan Membawa Kematian
Setan Membawa Kesesatan
Memberi Utusan Sang Malaikat
Hilang Semua Hidupku
Hidupku Melayang Dalam Kegelapannya

Kan Ku Bawa Kau Ke Alamku
Kan Ku Bawa Kau Ke Surgaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Duniaku
Kan Ku Bawa Kau Ke Alam Abadi

Sang Malaikat Mencabut Nyawamu
Mencabut Nyawaku
Membawa Harmoni Kematian

Kembalikanlah Ke Alam Aku Ke Dalam Duniaku Yang Gelap
Harmoni Kematian Kan Tiba
Menerpa Di Sang Ilahi...

SYMBOL - SIKSA ABADI

Kepedihan Dan Kehancuran
Hanya Itu Yang Bisa Kau Rasa
Sewaktu Kau Hidup Di Dunia
Menjalani Penuh Dengan Nista
Penyesalanmu Tak Berarti
Yang Ada Hanya Siksa Abadi
Terpuruklah Sesaat Yang Ada
Menerangi Jiwa Yang Hampa
Saat Itu Aku Merasa
Dengar Teriakan
Jiwa Yang Hampa
Terputuslah Semuanya Hitam
Saat Itu Di Manakah
Menghadapi Kelas Siksa
Yang Tak Pernah Kau Rasakan
Masa Hidup Mu Di Dunia

TANAH KUBUR - SURAT DARI NERAKA

GELAP YANG ABADI TELAH. .
TELAH RASUKI JIWAKU. .
SEBAGAI TUMBAL SETAN. .
YANG TERTANAM DI JIWA. .
HITAMNYA JIWAKU. .
HANCURKAN IMANKU. .
BUDAK-BUDAK SETAN. .
SAJIKAN SESAJI DI ALTAR PENYEMBAHAN. .

TERSESAT DALAM HIDUP YANG KELAM. .

HITAMNYA JIWAKU HANCURKAN IMANKU. .
BUDAK-BUDAK SETAN HANCURKAN IMANKU. .
BUDAK-BUDAK SETAN SAJIKAN SESAJI. .
BUDAK-BUDAK SETAN SAJIKAN SESAJI DI ALTAR PENYEMBAHAN. .

DUNIA HITAM GELAP. .
TIUPAN SANGKAKALA. .
MALAIKAT MENGANTARKAN SURAT. .
SURAT DARI NERAKA. .

PINTU NERAKA TERBUKA. .
SETAN IBLIS BERBARIS. .
ROH BANGKIT DARI KUBUR. .
PANGGILAN DARI SANG PENCIPTA. .

NOSFERATU - JIWA HITAM YANG KUDUS

Demi gelap malam yang
menyimpan nafsu kejam para
perempuan jalang

Demi jajaran bintang yang setia
menemani hati hitamku

Disanalah jiwaku berdiri lagi
diantara akar kering nadiku

Merindukan manisnya dosa
sebagai kekuatan abadiku...

Dengarlah bisikan mantra
mesmericKu yang kan menuntun
kosong jiwamu

Lihatlah ke dalam bola mataku
racun mimpi yang sempurna..

Demi darah yang mengalir ke
jantungmu, sajak ini merantai
nafasmu

Dalam tujuh lautan dosa, tujuh
api suci membakar debu
deritamu..

Taburkan mawar hitam dalam
altar misa pembaptisan
keabadian

Dibawah purnama minumlah
cawan terkutuk ritual
kebangkitan..

Diatas pentagram merah
kurebahkan jasad bersimbah
darah

Bangkitlah kekuatanku dalam
keagungan malam...
(keagungan malam)

el diablo cassator de hombrez
el diablo cassator de hombrez
el diablo cassator de hombrez
el diablo cassator de hombrez..

Bangkitlah..

Bangkitlah..

Dalam nada yang tercipta..

Bangkitlah..

Bangkitlah..

Dalam nada yang tercipta...

Jiwa hitam yang kudus

Sang jiwa hitam yang kudus...

GONDHO MAYIT - PEDANG DI ATAS ALTAR PEMUJAAN

kesucian hanya sebuah kiasan
segala dosa tak berdaya
lalu ketika hidup tuk berakhir
lenyap pikiran hati
arti membawa,di buatakan
mencari nurani yang terlahir kembali
seperti burung-burung malam
di hari yang terbakar mentari

semua telah berakhir kini terbawa,
lalu ku di sini di gelap malam
lihat betapa penderitaan tak kau hiraukan
lama ku meninggalkan dan ketakutan

lemah semakin mendayu
melihat tiada mencoba ke sana,
meratap arti tanpa memandang
hingga kotor asa yang suci
luka yang memasuki jelas menyiksa
tersia-sia hanya di kabul nista
yang telah terbukakan
yang berarti di tinggalkan sesal dan mati

bawakan jiwa selamanya
untuk meninggalkan penghujung dunia,
kan tiba saatnya di alam dunia
kan berakhir......

pedang di atas altar pemujaan yang seakan
sangat menusuk menjadikan hilang kebebasan
menjadikan rasa terbujuk derita
semakin membuat hati terasa di tinggalkan
terasa mimpi telah berganti-ganti
terasa terhenti semua disini
menatap kedalam rongga ruang yang kosong,
melangkah sendiri dalam sunyiku
memanggil rasa yang hilang dalam diriku sendiri
dalam langkah yang tersia-sia menanti
di setiap luka dan duka
berkali ku coba untuk bertahan
tidaklah mampu untuk membuat semua hal itu tertahan
membuatku semakin terus berlari........

semua telah berakhir
walaupun hanya merasuki
yang hanya membuat tubuhku tersiksa
dari panas yang membuat tubuh terbakar
takkan ada takdir ilahi untuk di tunjukan,di hapuskan
untuk di jadikan diriku terluka
oleh sakit yang membawa cela,aib ini
takkan ada cela dari kehidupan
yang kejam dan durjana
sehat kan kini pulih kembali
untuk berdiri dan bangkitkan selamanya.........

GODLESS - ELEGI KUBUR

Di dalam kubur jasadku terbujur
Gelap tiada batas cahya menghilang
Aku sendiri dalam keheningan
Berselimut kafan tertimbun tanah

Malaikat datang sesal menghampiri
Atas segala dosa yang menyertai
Seiring waktu busukan jasadku
Jerit menggema tiada yang perduli

Angin malam menerpa
Saksikan kekelaman dalam kegelapan
Para setan yang senang akhirnya tertawa
Menerpa kehidupan dan menyiksa
Apakah mereka berdusta di kehidupanya
Apakah kita hina di perjalanan
Mereka berpikir sesal di sana
Hanya ada dosa di sana
Oh manisnya.....
Ini saatnya......
Oh indahnya.....
Oh kejamnya......

Siksa kuburku hingga kiamat menjelang
Hanya mengharap ampunan ilahi
Aku tak kuasa kembali ke masa lalu
Meluruskan jalan kesesatan.....
Meluruskan jalan kesesatan.....

GONDHO MAYIT - PEDANG DI ATAS ALTAR PEMUJAAN

kesucian hanya sebuah kiasan
segala dosa tak berdaya
lalu ketika hidup tuk berakhir
lenyap pikiran hati
arti membawa,di buatakan
mencari nurani yang terlahir kembali
seperti burung-burung malam
di hari yang terbakar mentari

semua telah berakhir kini terbawa,
lalu ku di sini di gelap malam
lihat betapa penderitaan tak kau hiraukan
lama ku meninggalkan dan ketakutan

lemah semakin mendayu
melihat tiada mencoba ke sana,
meratap arti tanpa memandang
hingga kotor asa yang suci
luka yang memasuki jelas menyiksa
tersia-sia hanya di kabul nista
yang telah terbukakan
yang berarti di tinggalkan sesal dan mati

bawakan jiwa selamanya
untuk meninggalkan penghujung dunia,
kan tiba saatnya di alam dunia
kan berakhir......

pedang di atas altar pemujaan yang seakan
sangat menusuk menjadikan hilang kebebasan
menjadikan rasa terbujuk derita
semakin membuat hati terasa di tinggalkan
terasa mimpi telah berganti-ganti
terasa terhenti semua disini
menatap kedalam rongga ruang yang kosong,
melangkah sendiri dalam sunyiku
memanggil rasa yang hilang dalam diriku sendiri
dalam langkah yang tersia-sia menanti
di setiap luka dan duka
berkali ku coba untuk bertahan
tidaklah mampu untuk membuat semua hal itu tertahan
membuatku semakin terus berlari........

semua telah berakhir
walaupun hanya merasuki
yang hanya membuat tubuhku tersiksa
dari panas yang membuat tubuh terbakar
takkan ada takdir ilahi untuk di tunjukan,di hapuskan
untuk di jadikan diriku terluka
oleh sakit yang membawa cela,aib ini
takkan ada cela dari kehidupan
yang kejam dan durjana
sehat kan kini pulih kembali
untuk berdiri dan bangkitkan selamanya.........